Soroan, 16 Mei 2026 – SD YPK Paulus Soroan melaksanakan
ujian praktik mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) bagi siswa kelas VI sebagai
bagian dari evaluasi pembelajaran berbasis budaya dan kearifan lokal. Kegiatan
tersebut diikuti oleh sembilan peserta didik dan berlangsung dalam suasana
tertib serta penuh antusiasme.
Pelaksanaan ujian praktik ini bertujuan untuk memperkuat
pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya daerah, sekaligus menanamkan rasa
cinta dan tanggung jawab dalam menjaga warisan budaya lokal sejak usia dini. Di
tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang semakin pesat,
pendidikan muatan lokal dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk
karakter generasi muda agar tetap mengenal dan menghargai identitas budayanya.
Guru mata pelajaran Mulok, Zet Duwit, menyampaikan bahwa
pembelajaran muatan lokal tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada
penguatan pemahaman dan kecintaan peserta didik terhadap budaya daerah.
“Melalui pelajaran muatan lokal, anak-anak tidak hanya
belajar teori, tetapi juga memahami dan mencintai budaya sendiri agar tidak
hilang ditelan perkembangan zaman dan teknologi,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan ujian praktik ini dapat
menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus upaya nyata pelestarian budaya
daerah melalui dunia pendidikan. Dengan demikian, peserta didik diharapkan
mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta tetap berakar
pada nilai-nilai budaya lokal.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen sekolah dalam
mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi
juga pada penguatan identitas budaya dan karakter peserta didik sebagai bagian
dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Writer : Sp
0 Komentar
Silahlan tulis komentar anda