Nabire, 11 Juni 2026 – Di sela-sela mengikuti kegiatan Teacher Conference yang diselenggarakan oleh Yayasan Mutiara Hitam Papua (YMHP), para guru dari Black Pearl English Course melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan membersihkan sampah di sepanjang Pantai Sanoba Bawah, Kabupaten Nabire, Kamis (11/6/2026).
Salah seorang peserta kegiatan, Yunus Elopere, guru asal Wamena, mengungkapkan bahwa keindahan Pantai Sanoba Bawah menjadi alasan utama dirinya tergerak untuk ikut membersihkan sampah.
“Ketika pertama kali datang ke pantai ini, saya melihat
pemandangannya sangat indah. Namun, di sepanjang pantai masih banyak sampah
yang berserakan. Karena itu, saya merasa perlu ikut membersihkan agar
lingkungan tetap terjaga dan tidak mencemari laut,” ujar Yunus.
Menurutnya, sampah yang dibuang sembarangan tidak hanya merusak keindahan pantai, tetapi juga dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Yunus juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan baik. Ia mengimbau para pengunjung wisata agar tidak meninggalkan sampah di lokasi wisata serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan atau mendaur ulang sampah yang masih dapat dimanfaatkan.
“Kesadaran tentang pengelolaan sampah sangat penting. Sampah yang tidak ditangani dengan baik dapat mencemari lingkungan, sungai, dan laut. Dampaknya juga dapat dirasakan pada sektor pertanian dan kehidupan masyarakat secara umum,” katanya.
Aksi bersih-bersih yang dilakukan para guru Black Pearl English Course ini mendapat perhatian masyarakat sekitar dan diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan, khususnya di wilayah Papua.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, para peserta Teacher
Conference menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung
jawab bersama yang dapat dimulai dari tindakan kecil, namun memberikan manfaat
besar bagi keberlanjutan lingkungan hidup.
Writer : Sp











0 Komentar
Silahlan tulis komentar anda