Anggota DPRD Sorong Selatan, Alberth Kaliele ketika menyerahkan bantuan 40 zak semen kepada PHBG Tabor Tofot. Rabu (8/9/2021) |
TEMINABUAN - Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun ( HUT ) ke-65 Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua 26 Oktober 2021. Anggota DPRD Kabupaten Sorong Selatan Alberth Kaliele, memberikan dukungan materil berupa bantuan 40 zak semen kepada Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) Jemaat GKI Tabor Kampung Tofot Klasis Teminabuan, Rabu (8/9/2021).
Bantuan sumbangan 40 zak semen dari politisi PDIP itu kepada PHBG Tabor Tofot, dalam rangka memperbaiki lapangan futsal Kampung Tofot yang bakal digunakan sebagai tempat untuk digelar berbagai lomba menyongsong HUT ke-65 GKI di Tanah Papua tersebut.
Baca Juga : Akhirnya Palang Gerbang Pintu Kantor DPRD Dibuka
Alberth Kaliele ketika menyerahkan langsung sumbangan bantuan 40 zak semen , mengungkapkan sumbangan ini merupakan wujud nyata dari dirinya sebagai wakil rakyat umtuk memberi perhatian dukungan kepada rakyatnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PHBG Tabor Tofot yang telah merencanakan kegiatan loba untuk memeriahkan HUT ke-56 GKI 2021.
"Pemberian sumbangan yang saya kasih ini bisa diterima dan digunakan secara baik. Sumbangan ini bukan dilihat dari jumlah banyak atau sedikit tapi kita mari kita lihat dari niat hati saya memberi," kata ketua fraksi PDIP DPRD Sorsel itu.
Baca Juga : Parah Tokoh Dan Polres Sorsel Deklarasi Bersama Maybrat Damai
Menurut Alberth, berbagai kegiatan lomba yang sudah disiapkan panitia untuk memeriahkan HUT GKI di tanah Papua, merupakan kegiatan yang berdampak positif. Selain itu menyatukan warga masyarakat dan warga jemaat, tetapi juga dapat memberikan hiburan kepada masyarakat yang saat ini tengah mengalami perasaan kurang aman akibat gejolak yang akhir-akhir ini terus terjadi di beberapa wilayah di Papua.
Selain memberikan bantuan 40 zak semen kepada PHBG. Alberth Kaliele, juga berkesempatan memberikan bantuan 60 lembar seng kepada warga masyarakat di kampung Tofot Distrik Serumuk. Yang rincian jumlah bantuannya relatif dibagi tidak sama karena disesuaikan dengan kebutuhan bagunan rumah warga masyarakat.(RED. MFT/BK)









0 Komentar
Silahlan tulis komentar anda