Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan perkembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang bergerak di sektor pengolahan pangan.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Bapak Korneles Naa , yang turun melihat secara langsung aktivitas dipelaku usaha pangan di wilayah Mare Raya dan Ayamaru Tengah.
Pelaku usaha pertama adalah Bapak Moses Nauw bersama istri, Ibu Hendrika Tahoba , yang menjalankan usaha pengolahan kacang merah Maybrat di wilayah Mare Raya. Usaha ini dikenal sebagai salah satu penggerak perekonomian keluarga dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.
Selanjutnya, mereka melakukan kunjungan ke pelaku usaha kacang sangrai (kacang tanah) yang dikelola oleh Ibu Kepala Kampung Semu , Distrik Ayamaru Tengah, bersama pengurus UMKM kampung. Usaha ini telah berjalan dengan baik dan menjadi salah satu contoh pemberdayaan ekonomi masyarakat tingkat kampung.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan , Bapak Korneles Naa, menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh kepada para pelaku usaha lokal yang telah berkomitmen mengembangkan produk pangan khas Maybrat. Ia menegaskan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui pendampingan, pelatihan, serta perluasan akses pasar.
“UMKM pangan adalah tulang punggung ketahanan ekonomi keluarga dan daerah. Kami akan terus mendampingi agar produk lokal Maybrat semakin berdaya saing dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Korneles Naa.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para pelaku usaha semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Maybrat.











0 Komentar
Silahlan tulis komentar anda